Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata. Tampilkan semua postingan

Holiday, Holiday ^^

:inlove: Holiday ke s’pore minggu yg lewat sangat2 menyenangkan, walopun capeknya setengah kiamat.

Gak ada angin gak ada ujan tiba2 kaka ku, yang imut-imut kayak marmut, ngajak jalan2 ke s’pore. Reaksiku ? busyet, ya gak nolak lahh... rasanya tuh, kayak, kayak diajak jalan-jalan ke s'pore... #halahhh

So, dengan pake rok mekar-mekar dan tas imut-imut di bahu, kami berjalan mantap ke Pelabuhan Internasional Harbour Bay, Batu Ampar. Persiapannya sederhana aja kug, yang jelas paspor sama segala identitas dibawa, kalo perlu kartu pelajar sama sim juga dibawa.

Berangkat pagi sekitar pukul 7.30 ke Harbour Bay Mall untuk beli tiket. Harga tiket two way (PP/bolak balik) dikenakan $27 sing, jadi 2 orang total $54 sing. Setelah itu meluncur ke pelabuhan di departure keberangkatan, check in dan menunggu sekitar 10 menitan. Diruang tunggu gak begitu rame, karena masih cukup pagi, jadi di kapal juga sepi. Bisa koprol salto didalamnya saking sepinya. Hehehehe….

Perjalanan di laut sekitar 45 menitan dan tiba di Harbour Front. Setelah melakukan segala macam persyaratan adminsitrasi kami langsung meluncur ke stasiun MRT. Begitu masuk ke nih stasiun, asli, sistemnya sangat memudahkan para calon penumpang, bahkan buat orang2 yang baru pertama kali singgah ke Negara dengan icon kuda laut berkepala singa ini.

Target utama kami adalah Marina Bay yang disana sangat banyak objek yang dapat dinikmati seperti Marina Bay Sands, patung Merlion, mata lalat (gak tau nama kerannya, hehehe), dsb.

Setelah melewati beberapa statsiun dan berganti jalur, akhirnya sampai juga di stasiun MRT Marina Bay. Dari stasiun ke TKP berjarak sekitar 500 m kea rah Marina Bay. Dikejauhan sudah tampak bangunan2 tinggi menjulang. noraknya keluar lagii.... hehehe... :eheh:

dokumentasi itu wajib, so, ini dia dokumentasinya :

Air terjun Sipiso-piso, tertinggi di Indonesia


:love:Weekend kemarin, aku, temenku, sepupunya temenku, dan temen sepupunya temenku (ribet yahh..) mengunjungi wisata air terjun Sipiso-piso. Nih air terjun merupakan air terjun tertinggi di Indonesia dan di klaim mirip dengan Angel walls yg merupakan air terjun tertinggi didunia.

Pemandangannya?? Jangan ditanya. Subhanalloh… sesuatu banget gituhh… air terjun yang dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi dan deretan perbukitan yang mengharuskan kita melewati 1000 tangga untuk sampai ke lokasi air terjun. Sayang aku gak sempet ngitung tuh tangga. Udah keburu ngos-ngosan soalnya.

Begitu sampai diwilayah Piso-piso, kita bakalan disuguhi pemandangan menakjubkan. Sebelah selatan ada danau terbesar di Indonesia, Danau Toba, bagai lukisan tak tersentuhh. Di sebelah utara berdiri dengan kokoh Gunung Sinabung yang puncaknya tertutup awan. Belum lagi perkebunan-perkebunan yang terhampar indah. Busettt, berasa gak mau pulang.

Begitu sampai di lokasi air terjun, jarak 100 meter saja sudah sanggup membuat basah kuyup badan. Terpaan air yang jatuh bener-bener dahsyat. Jika kita berdiri didekat air terjun tanpa pegangan atau pijakan yang kokoh, gak menutup kemungkinan kamu bakal terhempas. Dan gak ada yang berani mandi tepat dibawah air terjunnya. Yaialah,,, bisa gak nimbul2 ntar. Hheee… jadi banyak yang memilih bermain air di alirannya saja.

Untuk naik ke tempat awal, kami lebih memilih melewati jalan pintas. Nggak, nggak naik ojek ato naik becak, tapi manjat tebing. Rasanya?? Luar biasa. Jiwa adventure langsung keluar (caillahh, begaya lu…). Dalam hati “ini yang dicari”. Maklumlah, kalo di asalku mah mana ada tempat2 model begini. Palingan bukit belakang rumah doank, ntu pun udah banyak truk2 besar lalu lalang sambl membawa tanah ke area laut untuk ditimbun. Jadi ditempatku itu udah bisa kebaca arah aktifitas perkotaannya. Tebas bukit, timbun laut. Fuiihhhh….

So, dengan sepatu wedges dan gaya pemanjat tebing amatiran aku memulai langkah2 kecil namun pasti. Paling depan pula. Berasa leader Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam). Hahahaha…

Sebenernya gak nyangka juga bisa nyampe ke nih tempat, soalnya perjalannya sangat sangat melelahkan. 3 jam naek motor yang bikin tepos dan sempat bikin ban gembos plus dinginnya daerah pegunungan di malam hari tetap tak menyurutkan semangat buat ke lukisan indah sang Pencipta ini. :puppyeyes:

Ke Medan gak nyesel deh aku. Wisata yang sangat menjanjikan. :inlove: Will miss u Medan.

nb : serius, asyikan liat aslinya dari pada liat nih poto2. kan nih poto cuma pake kamera hape. hehehe.

Pemandian alam Sidebuk-debuk

*gak pake basa basi encem


Setelah dari Green Hill Park, kami melanjutkan perjalanan ke pemandian alam Sidebuk-debuk. Dari jalan besar jauh masuk kedalam dengan keadaan jalan yg cukup parah. Mana kemaren hujan turun lagi, jadinya becek gak ada ojek duehhh.


Sepanjang perjalanan menuju lokasi, dari kejauhan kita sudah tampak asap putih mengepul pertanda adanya aktifitas gunung disitu. Ditambah dengan panorama perkebunanan di kaki gunung. :puppyeyes:Subhanalloh.

Tiket masuknya cukup murah. Untuk masuk dari jalan besar kami harus bayar 4 ribu rupiah. Lalu untuk biaya parker dan masuk ke pemandiannya dikenakan 6 ribu rupiah per motor. Murah bukan??


Kemaren itu lokasi yang paling banyak dikunjungi dalah pemandian yang di bagian atas, dekat kebun stroberi gitu. Tapi gak tau kebunnya dimana, cos, Cuma ngebaca papan lokasinya aja. Hehehe. Disitu terdapat lebih dari 6 kolam pemandian. Dan kesemuanya ramai, karena waktu itu emang hari libur.


Buat kamu yang memiliki alergi kulit, bagus loh kalo luluran belerang. Dijual 5 ribu per bungkus sama pengelola. Aku beli satu itung2 buat nyoba sekalian pengen mengenyahkan kehidupan jerawat yg lagi tumbuh subur di pipi sebelah kanan. Bikin gak matching. Huhhh,,,

Air belerang terbukti bagus buat yang punya penyakit kulit loh, apalagi katanya sama yg namanya jerawat. Makanya aku ngotot make tuh masker buat muka doank. Karena gak bawa baju buat nyebur ke kolamnya.

Airnya hangat-hangat kuku. Cocok banget berendam lama-lama disini. Apalagi suasana pegunungan yang dingin-dingin empuk. Berasa gak mau keluar, keenakan. Hehehe…

Green Hill Park Sibolangit

Salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi di Medan salah satunya adalah Green Hill Park. Green Hill Park merupakan salah satu wahana bermain yang oke punya. Menyajikan berbagai macam permainan dari yang cetek-cetek seperti kora-kora sampe yang sanggup mengguncang jiwa, sebut saja rooler coaster. Letaknya sangat strategis. Kalo kita menuju berastagi dari Medan Kota pasti dari kejauhan bakalan tampak tulisan beton besar “Green Hill Park”. Kawasan ini dilatarbelakangi perbukitan berkabut yang bikin adem. Cocok banget buat kamu yang suka hunting foto sampe yang gila adu nyali.

Berhubung sekitar seminggu lebih lagi aq bakalan hijrah dari Medan, jadinya berburu tempat wisata deh. Pertama kami ke Green Hill Park ini. Tiket masuk sebesar 12 ribu rupiah, kalo untuk tiket terusan, maksudnya tiket untuk permainan lengkap kita harus mengelurkan uang 50 ribu rupiah. Murah meriah. Tapi karena kami Cuma mau liat2 doank (sekaligus hunting foto sih), jadi kami hanya membeli tiket masuk.

:puppyeyes: Setelah membeli tiket dan melewati pos pemeriksaan (takut2 ada yg bawa bom), kami disuguhi pemandangan bangunan dengan gaya Kastil kayak di dongeng2 gitu. Lengkap dengan air pancur dan patung burung bangau di tengahnya.

Kita juga bisa membeli souvenir2 yang disediakan. Cukup disangsikan, pasti harganya ‘waoow’ deh. Didalamnya terdapat berbagai macam permainan seperti Kora-kora, ulang alik, rumah pohon, bebek2an (gak tau nama kerennya), Bianglala super guede, kereta api keliling (keinget TMII), Putting Beliung, bom2 car, rooler coaster dengan sebuah loop gede melingkar ini (dijamin mual2 deh kalo naik yg ini busuk), dan masih banyak yang lainnya.

Ini dia beberapa dokumentasinya. teteupp... narsesss.... (hehehe) :

Segitu dulu jalan-jalan kali ini. :eheh:Ntar disambung lagi ke Pemandian alam si Debuk-debuk.