hmm... berhubung tugas udah kelar, sekarang mau bagi2 ilmu tentang apa yang udah aku dapet selama magang. Tapi ilmunya cuma ilmu sederhana aja kug, soalnya gak sanggup mau kasih ilmu yg kompleks...hehehe.. (#ngeles). langsung ke code-code sederhananya aja yah, soalnya udah bnyk website yang memperkenalkan CakePHP.
Setelah dari Green Hill Park, kami melanjutkan perjalanan ke pemandian alam Sidebuk-debuk. Dari jalan besar jauhmasuk kedalam dengan keadaan jalan yg cukup parah. Mana kemaren hujan turun lagi, jadinya becek gakada ojek duehhh.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi, dari kejauhan kita sudah tampak asap putih mengepul pertanda adanya aktifitas gunung disitu. Ditambah dengan panorama perkebunanan di kaki gunung. Subhanalloh.
Tiket masuknya cukup murah. Untuk masuk dari jalan besar kami harus bayar 4 ribu rupiah. Lalu untuk biaya parker dan masuk ke pemandiannya dikenakan 6 ribu rupiah per motor. Murah bukan??
Kemaren itu lokasi yang paling banyak dikunjungi dalah pemandian yang di bagian atas, dekat kebun stroberi gitu. Tapi gak tau kebunnya dimana, cos, Cuma ngebaca papan lokasinya aja. Hehehe. Disitu terdapat lebih dari 6 kolam pemandian. Dan kesemuanya ramai, karena waktu itu emang hari libur.
Buat kamu yang memiliki alergi kulit, bagus loh kalo luluran belerang. Dijual 5 ribu per bungkus sama pengelola. Aku beli satu itung2 buat nyoba sekalian pengen mengenyahkan kehidupan jerawat yg lagi tumbuh subur di pipi sebelah kanan. Bikin gak matching. Huhhh,,,
Air belerang terbukti bagus buat yang punya penyakit kulit loh, apalagi katanya sama yg namanya jerawat. Makanya aku ngotot make tuh masker buat muka doank. Karena gak bawa baju buat nyebur ke kolamnya.
Airnya hangat-hangat kuku. Cocok banget berendam lama-lama disini. Apalagi suasana pegunungan yang dingin-dingin empuk. Berasa gak mau keluar, keenakan. Hehehe…
Berdasarkan survey yang dilakukan terhadap 1000 orang facebookers, akhirnya terpilihlah 50 makanan terenak di dunia. Dan, es Krim menduduki peringkat ke 9. Jadi makin cinta dehhh ma es krim… >,<
Wuaahhh,,, selamat y es Krim. Sebagai penikmatmu aku ikut gembira bahagia sumringah sepanjang masa (apaan coba?)…
Es krim, kamu tuh emang enak banget. Dengan rasa yang bermacam2 dan hawa yang dingin2 empuk bakalan lumer dalam satu gigitan….
Waduh, puasa2 ngomongin es krim ! ckckcckck… yo wesh ta, dr pda ntar kebyang2 terus, bisa gawat dunia perpuasaan ku. Pokoknya, selamat yah Es Krim… \^o^/
Nb : gak penting banget sih nih postingan sebenernya. Tapi berhubung ini sebuah kabar gembira bagi sesiapa saja yg cinta es Krim, ini adalah hal wajib yang harus diumumkan… hehehehe…. (apaan coba?)
kali ini kita membahas tentang bakat yang ada di dalam diri kita. Ada 2 jenis bakat yakni bakat sadar dan bakat tak sadar ato terpendam (sotoy mode on). Bakat sadar ya udah jelas kalo kita menyadari bakat yang ada didiri kita. Misalnya saja Agnes Monica sadar kalo dia punya bakat menyanyi, Kiki Farrel sadar kalo dia punya bakat maen film, Olga Syahputra sadar kalo punya bakat nge-host, tukang kerupuk sadar kalo dia punya bakat bikin kerupuk (hah, yaialahhh).
Satunya lagi bakat tak sadar ato bakat terpendam. Bakat ini biasanya muncul tanpa kita sadari tatkala sewaktu-waktu kita sedang melakukan aktifitas biasa. Misalnya, ketika mandi kita memiliki hasrat untuk bernyanyi dan hasilnya, wow, suara emas itu keluar dengan indahnya. Dan sambil berpikir ternyata kita bisa mengalahkan suara penyanyi2 ngetop lainnya. Tapi kebanyakan yang sadar hal ini, dalam kasus ini, hanya bisa melaksanakan hasrat tersebut ditempat yang sama setiap pagi. Jadilah dia artis setempat (kamar mandi + tetangga sebelah yang rumahnya berdekatan.red).
Hmm. . . oleh karena itu aku mencoba mencari bakat terpendamku. Saat jalan2 ke toko buku aku melihat-lihat rak kerajinan tangan dan menemukan sebuah kata yang agak lucu yakni “clay”. Aku mengambilnya dan mulai membacanya.
Si “clay” ato juga dikenal dengan nama plastisin ini adalah sebuah kerajinan yang terbuat dari bahan2 berdasar utama dari dapur seperti tepung, air, lem PVAc, dan pewarna. Bahan2 ini dicampur jadi satu dan di uli sampai sebati, terus digoreng deh. Eh, nggak ding. Setelah di uli dan bisa dibentuk, adonan ini dibentuk sesuai keinginan, keringkan, jadi deh…
Aku pun mencobanya bersama kakak kedua ku. Dengan semangat menggebu2 kami memulai ritual itu. Setelah selesai menyatu padukan bahan tersebut dengan peluh dimana2, kemana2, kami berhasil membuat adonan yang mantap (ya kurang lebih mantap lahh). Dan membentuknya sesuai dengan keinginan masing2. Dan jadilah bentuk2 abstrak tak jelas yang mengubah seni clay selama berabad2…
Agak C*c*d
(jeng jeng !!)
Yaa.. ini lah dia bentuk2 abstrak tersebut. Biar aku jelaskan dimulai dari yang sebelah kri. Ada wanita dengan tatapan nanar, ada telapak kaki dengan jari2 kebesaran (lebih mirip pisang dehh), ada pria bertopi pake walkman (tepatnya zombie kena tetanus), ada bunga dua rupa maksudnya warna nya, eh tunggu, ternyata itu bintang laut kena cacar. Tuh liat aja ada benjolan disetiap satu bagian tubuhnya. Trus yang terakhir ada. . . apa tu ya ? kata ka2 ku sih itu ulat bulu. Tapi aku gak percaya, eh dia malah ngotot. Ya uda deh, aku bilang aja itu ulat bulu yang mau ber-metamorfosis jadi bekicot. Deal ! masalah selesai.
Itulah karya2 autis dari kami berdua. harap maklum, eksperimen masih dalam tahap pengembangan. Doakan saja bisa lebih baik. Hehehe.
Haahhhhh,,, setelah dipikir2, sepertinya aq tag berbakat dibidang bentuk membentuk ini. Mari cari bakat yang lain…!!! Semangat !!! \^0^/
Eh tunggu2, sebelum mengakhiri postingan kali ini aku mau mengabarkan kabar gembira. Kalopun iya aku tag berbakat dibidang clay, tp aku udah menghasilkan karya dengan kain flannel lohh. yah walopun hasilnya STD alias STanDar tapi lebih baik lahh dari pada dengan si “clay”.
Nih dia…
(ini dia bunga ijo lumut = ikatan jomblo imut)
(yang ini namanya bee. . .)
(nahh, kalo yang ini namanya kepik, si imut)
Tuuhhh,, karya ku yang satu ini lumayan kan. Karya Ini juga aku buat dengan kakak no dua ku. Ada beberapa yang dijual juga loh walopun STD begitu. Mungkin yang berniat membeli waktu itu lagi kena penyakit mata, makanya gak sadar kalo udah beli makhluk2 STD ini. Pembeli yang malang, ckckckck. Piss Dian Anggraini Komara. Hehehe.. (^_^)v
Oke dehh, tadi aku sudah janji untuk segera mengakhiri postingan STD ini. Baiklahh,,,,
Sampai jumpa. Jangan jenuh dan jangan sunglan buat mampir lagi yaa,,, kali2 aja kita bisa sharing bareng. . . .
Studi Kasus DFD Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. Analisis Sistem Informasi Butik Deskripsi Permasalahan Analisis sistem informasi butik untuk mendukung komputerisasi administrasi operasional butik yang meliputi : 1. Pengelolaan seluruh koleksi butik 2. Pengelolaan transaksi pemesanan dan pengiriman barang 3. Pengelolaan laporan operasional 4. Pelaporan hasil pendapatan Butik memiliki koleksi yang disimpan di tempat tertentu. Pelanggan butik merupakan masyarakat umum dari berbagai kalangan. Butik ini memiliki beberapa bagian untuk menjalankan transaksi, berupa : 1. Pemesanan Barang 2. Pengiriman Barang 3. Pembayaran 4. Pelaporan Pendapatan 5. Pelaporan Operasional
DFD Sistem Butik Alur Data : 1. Pelanggan melakukan pemesanan barang tertentu 2. Akan diadakan pengecekan barang yang dimaksud apakah tersedia atau tidak 3. Jika ada akan diadakan informasi lebih lanjut 4. Pelanggan membayar barang tersebut dengan harga yang telah ditentukan 5. Pelanggan mendapatkan barang yang dimaksud 6. Sistem Informasi Butik akan melakukan laporan operasonal ke pihak manajemen dan laporan pendapatan ke pihak keuangan
Nilai-nilai budaya Indonesia saat ini mulai terkikis oleh masuknya budaya barat. Pemerintah, masyarakat, dan pelaku budaya perlahan meninggalkan budaya tradisional dengan alasan mengikuti arus globalisasi. Akibatnya, bangsa Indonesia kehilangan ciri atau citra bangsa di mata dunia. Budaya memiliki banyak arti yang berkaitan dengan suatu bangsa. Budaya bisa berarti akal budi atau pikiran. Akal budi bangsa Indonesia mulai luntur seiring dengan terkikisnya nilai budaya. Sebagai contoh, Jakarta berubah menjadi kota yang tidak memiliki budaya tradisional. Warga yang tinggal di kota besar tidak lagi menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Budaya barat tidak cocok dengan karakter bangsa Indonesia. Budaya barat jelas berbeda dengan adat ketimuran Indonesia. Nilai budaya yang makin terkikis berdampak pada generasi muda. Sejarah berdirinya Indonesia dikhawatirkan hanya akan menjadi cerita usang yang tidak menarik untuk dibicarakan. Untuk itu, pemerintah wajib memberikan informasi tentang budaya kepada generasi muda. Bangsa Indonesia harus memiliki jati diri dengan cara mempertahankan nilai-nilai budaya. Dari waktu ke waktu budaya barat semakin marak dan diserap dengan mudah oleh masyarakat kita. Tidak peduli budaya itu merusak ataukah tidak, namun tampaknya masyarakat kita lebih suka menghadapi budaya-budaya luar itu daripada melestarikan budaya tanah airnya sendiri. Hal ini harus bisa disikapi dengan serius karena bila kebiasaan ini terus berlangsung tanpa proses penyaringan dan pengontrolan, maka dapat dipastikan bahwa budaya Indonesia akan hilang lenyap tinggal nama. Permasalahan ini timbul bukan karena faktor luar, namun timbul dari diri pribadi masing-masing warga masyarakat yang seakan malu dan menganggap kuno budayanya sendiri.
Indonesia adalah negara yang kaya raya dengan sumber daya alam dan sumber daya budaya yang melimpah. Bangsa kita merupakan bangsa yang serba multi, baik itu, multibudaya, multibahasa, maupun multiagama. Kesemuanya itu bila dikelola dengan baik dapat dijadikan sebagai potensi untuk memakmurkan rakyat dan memajukan bangsa kita. Banyak orang Amerika, Inggris, Prancis, dan sebagainya datang berduyun-duyun ke pantai Kuta dan Sanur di Bali. Padahal di Negara mereka sendiri terdapat banyak pantai yang mungkin saja pemandangannya lebih indah. Bila kita kaji lebih dalam, ternyata yang menjadi tujuan para turis asing tersebut adalah untuk melihat kebudayaan Bali yang terkenal eksotik dan unik, yang berbeda dengan kebudayaan mereka. Sayangnya, dalam wacana pariwisata budaya di tingkat nasional, yang seringkali dijadikan rujukan dan contoh adalah pariwisata di Bali tersebut. Seolah-olah hanya daerah Bali yang hanya bisa dimajukan pariwisata budayanya untuk menarik kunjungan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Sehingga wisatawan asing lebih banyak mengenal Bali sebagai satu-satunya pulau di Indonesia. Padahal Indonesia memiliki beribu-ribu pulau dari Sabang sampai Merauke dengan kebudayaan lokalnya yang tidak kalah unik. Tidak salah memang bila kita membanggakan keberhasilan Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia yang telah menghasilkan sumbangan devisa terhadap negara dalam jumlah besar. Namun bila kita hanya mengandalkan satu daerah Bali saja, maka kemajuan pariwisata Indonesia akan mengalami ketergantungan yang sangat tinggi terhadap daerah tersebut. Hal ini terbukti, ketika di Bali terjadi tragedi bom yang diledakkan oleh kaum teroris, maka penerimaan devisa negara kita di bidang pariwisata menjadi turun secara drastis. Sebenarnya ada banyak cara untuk meningkatkan pariwisata di negeri kita. Yaitu salah satunya dengan turut mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki oleh kota-kota lain yang salah satunya adalah kota Batam. Kota Batam memiliki potensi alam dan budaya, termasuk peninggalan sejarah serta aktivitas keagamaan yang kesemuanya itu dapat dikemas menjadi sebuah wisata yang menarik dan diharapkan dapat menjadi wisata andalan. Untuk itu, pemerintah kota Batam bermaksud untuk mengadakan pesta besar. Jutaan orang dari berbagai belahan dunia akan hadir di kota ini untuk menikmati berbagai objek wisata dan atraksi budaya yang dihelat melalui sebuah program besar, “Visit Batam 2010″. Selama ini Batam sudah menampati posisi ketiga kunjungan wisata tertinggi di Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Dengan diadakannya program Visit Batam 2010, diharapkan dapat memberikan sumbangan besar tehadap negara sehingga dunia tidak hanya mengenal Bali sebagai satu-satunya wisata yang ada di Indonesia tetapi Batam juga memiliki kemampuan yang sama dalam mengembangkan wisatanya. Sebenarnya banyak hal yang dapat dibanggakan atas keberhasilan Indonesia dalam bidang budaya. Salah satunya yaitu kesenian wayang yang saat ini didudukkan menjadi sebagai salah satu masterpiece dunia. Wayang Indonesia mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. Tentunya penghargaan tinggi seperti itu tidak mudah diberikan pada setiap bangsa yang memiliki kekayaan budayanya, melainkan anugerah budaya tersebut berlandaskan berbagai kriteria tertentu. Selain wayang, Indonesia juga memiliki kesenian lain yaitu Gamelan. Gamelan rupanya kian mendunia. Kesenian kebanggaan bangsa yang satu ini telah menyebar di mancanegara, dipelajari, dimainkan, dipentaskan, dan dikaji lebih dalam secara ilmiah di universitas-universitas di luar negeri. Untuk lebih memajukan budaya Indonesia, diharapkan agar pemerintah lebih mengedapankan kebijakan yang mendorong agar suatu wilayah dapat mengembangkan budaya yang ada di daerahnya masing-masing sehingga juga dapat memajukan masyarakat di daerah tersebut. Peran serta masyarakat dalam pembangunanan wadah-wadah budaya di daerah masing-masing harus diutamakan. Bila pembangunan pariwisata budaya ini dapat segera dilakukan dengan terarah dan berkesinambungan di seluruh daerah di Indonesia, maka kelestarian budaya, inovasi dan kreativitas budaya, kerukunan antarbudaya, lapangan pekerjaan, pemasukan terhadap pendapatan daerah dan devisa negara adalah sumbangan penting yang dapat diberikan oleh bidang pariwisata budaya untuk peradaban Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.
Nilai-nilai budaya Indonesia saat ini mulai terkikis oleh masuknya budaya barat. Pemerintah, masyarakat, dan pelaku budaya perlahan meninggalkan budaya tradisional dengan alasan mengikuti arus globalisasi. Akibatnya, bangsa Indonesia kehilangan ciri atau citra bangsa di mata dunia.
Budaya memiliki banyak arti yang berkaitan dengan suatu bangsa. Budaya bisa berarti akal budi atau pikiran. Akal budi bangsa Indonesia mulai luntur seiring dengan terkikisnya nilai budaya. Sebagai contoh, Jakarta berubah menjadi kota yang tidak memiliki budaya tradisional. Warga yang tinggal di kota besar tidak lagi menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Budaya barat tidak cocok dengan karakter bangsa Indonesia. Budaya barat jelas berbeda dengan adat ketimuran Indonesia. Nilai budaya yang makin terkikis berdampak pada generasi muda. Sejarah berdirinya Indonesia dikhawatirkan hanya akan menjadi cerita usang yang tidak menarik untuk dibicarakan. Untuk itu, pemerintah wajib memberikan informasi tentang budaya kepada generasi muda. Bangsa Indonesia harus memiliki jati diri dengan cara mempertahankan nilai-nilai budaya.
Dari waktu ke waktu budaya barat semakin marak dan diserap dengan mudah oleh masyarakat kita. Tidak peduli budaya itu merusak ataukah tidak, namun tampaknya masyarakat kita lebih suka menghadapi budaya-budaya luar itu daripada melestarikan budaya tanah airnya sendiri. Hal ini harus bisa disikapi dengan serius karena bila kebiasaan ini terus berlangsung tanpa proses penyaringan dan pengontrolan, maka dapat dipastikan bahwa budaya Indonesia akan hilang lenyap tinggal nama. Permasalahan ini timbul bukan karena faktor luar, namun timbul dari diri pribadi masing-masing warga masyarakat yang seakan malu dan menganggap kuno budayanya sendiri.
Indonesia adalah negara yang kaya raya dengan sumber daya alam dan sumber daya budaya yang melimpah. Bangsa kita merupakan bangsa yang serba multi, baik itu, multibudaya, multibahasa, maupun multiagama. Kesemuanya itu bila dikelola dengan baik dapat dijadikan sebagai potensi untuk memakmurkan rakyat dan memajukan bangsa kita.
Banyak orang Amerika, Inggris, Prancis, dan sebagainya datang berduyun-duyun ke pantai Kuta dan Sanur di Bali. Padahal di Negara mereka sendiri terdapat banyak pantai yang mungkin saja pemandangannya lebih indah. Bila kita kaji lebih dalam, ternyata yang menjadi tujuan para turis asing tersebut adalah untuk melihat kebudayaan Bali yang terkenal eksotik dan unik, yang berbeda dengan kebudayaan mereka.
Sayangnya, dalam wacana pariwisata budaya di tingkat nasional, yang seringkali dijadikan rujukan dan contoh adalah pariwisata di Bali tersebut. Seolah-olah hanya daerah Bali yang hanya bisa dimajukan pariwisata budayanya untuk menarik kunjungan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. Sehingga wisatawan asing lebih banyak mengenal Bali sebagai satu-satunya pulau di Indonesia. Padahal Indonesia memiliki beribu-ribu pulau dari Sabang sampai Merauke dengan kebudayaan lokalnya yang tidak kalah unik. Tidak salah memang bila kita membanggakan keberhasilan Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia yang telah menghasilkan sumbangan devisa terhadap negara dalam jumlah besar. Namun bila kita hanya mengandalkan satu daerah Bali saja, maka kemajuan pariwisata Indonesia akan mengalami ketergantungan yang sangat tinggi terhadap daerah tersebut. Hal ini terbukti, ketika di Bali terjadi tragedi bom yang diledakkan oleh kaum teroris, maka penerimaan devisa negara kita di bidang pariwisata menjadi turun secara drastis.
Sebenarnya ada banyak cara untuk meningkatkan pariwisata di negeri kita. Yaitu salah satunya dengan turut mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki oleh kota-kota lain yang salah satunya adalah kota Batam. Kota Batam memiliki potensi alam dan budaya, termasuk peninggalan sejarah serta aktivitas keagamaan yang kesemuanya itu dapat dikemas menjadi sebuah wisata yang menarik dan diharapkan dapat menjadi wisata andalan.
Untuk itu, pemerintah kota Batam bermaksud untuk mengadakan pesta besar. Jutaan orang dari berbagai belahan dunia akan hadir di kota ini untuk menikmati berbagai objek wisata dan atraksi budaya yang dihelat melalui sebuah program besar, “Visit Batam 2010″.Selama ini Batam sudah menampati posisi ketiga kunjungan wisata tertinggi di Indonesia setelah Bali dan Jakarta. Dengan diadakannya program Visit Batam 2010, diharapkan dapat memberikan sumbangan besar tehadap negara sehingga dunia tidak hanya mengenal Bali sebagai satu-satunya wisata yang ada di Indonesia tetapi Batam juga memiliki kemampuan yang sama dalam mengembangkan wisatanya.
Sebenarnya banyak hal yang dapat dibanggakan atas keberhasilan Indonesia dalam bidang budaya. Salah satunya yaitu kesenian wayang yang saat ini didudukkan menjadi sebagai salah satu masterpiece dunia. Wayang Indonesia mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. Tentunya penghargaan tinggi seperti itu tidak mudah diberikan pada setiap bangsa yang memiliki kekayaan budayanya, melainkan anugerah budaya tersebut berlandaskan berbagai kriteria tertentu. Selain wayang, Indonesia juga memiliki kesenian lain yaitu Gamelan. Gamelan rupanya kian mendunia. Kesenian kebanggaan bangsa yang satu ini telah menyebar di mancanegara, dipelajari, dimainkan, dipentaskan, dan dikaji lebih dalam secara ilmiah di universitas-universitas di luar negeri.
Untuk lebih memajukan budaya Indonesia,diharapkan agar pemerintah lebih mengedapankan kebijakan yang mendorong agar suatu wilayah dapat mengembangkan budaya yang ada di daerahnya masing-masing sehingga juga dapat memajukan masyarakat di daerah tersebut. Peran serta masyarakat dalam pembangunanan wadah-wadah budaya di daerah masing-masing harus diutamakan.
Bila pembangunan pariwisata budaya ini dapat segera dilakukan dengan terarah dan berkesinambungan di seluruh daerah di Indonesia, maka kelestarian budaya, inovasi dan kreativitas budaya, kerukunan antarbudaya, lapangan pekerjaan, pemasukan terhadap pendapatan daerah dan devisa negara adalah sumbangan penting yang dapat diberikan oleh bidang pariwisata budaya untuk peradaban Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.