Kisah di Medan

First time,
Hai fren, kali ini aku mw bagi2 kisah ttg pengalaman pertama di Medan
Fuihh,,, akhirnya aq sampe juga di medan , awalnya ragu juga mw ke nih kota. Tapi akhirnya kaki ini menginjak tanah medan juga,,, whehehe…
Dibalik kesangarannya, medan memiliki pesona alam yang menakjubkan. Mulai dari perbukitan, kebun bunga, pemandian air panas, air terjun, dan spot-spot menggugah lain yg sepertinya sayang untuk dilewatkan.
Nih dia beberapa tempat yang sudah aq jelajahi (caillah) :
  • Pemandian alam si Biru-biru
Pemandian alam sibiru-biru ini terletak 45 km dari kota Medan. Memiliki 2jalan yang bisa diakses (yang aku tau :p). jalan besar dan jalan alternatif. Waktu itu aku berangkat bersama 3 orang temanku, jd total ada 4 orang. Pukul 11 dari rmh sodaranya temenku di medan kota menggunakan sepeda motor. Kami memutuskan untuk melewati jalan alternative. Memasuki Namorambe yang adem nya udah berasa. Beda banget kayak kota tempat tinggalku, Batam. Sambil tersenyum-senyum aku menikmati perjalan yang melewati areal persawahan dan perkebunan. Maklum, jarang liat yang begianian. Hehehe. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam-an. Fuih, cukup melelahkan.
Brrr... adem

Si Biru-biru

  • Puncak Gundaling, berastagi
Setelah dari pemandian alam si Biru-biru, kami melanjutkan perjalanan ke puncak gundaling, Berastagi. Siapa sih yang gak tau Berastagi di Medan ini? Kota yang terkenal bahkan tidak hanya di Indonesia tapi beberapa Negara lainnya ini memang memiliki pesonanya sendiri. Sebelum nyampe di Berastagi, kami melewati Bandar Baru. Di Bandar baru tersebut ada kawasan Green Hill Park Sibolagit  yang denger-denger merupakan Park berskala Internasional. Okeh kita lewatkan yang satu ini, karena aku Cuma lewat depannya doank,, hehehe…
walopun cuma lewat didepan, dokumentasi itu perlu ! hehehe

Di Bandar Baru kami melewati daerah perbukitan yang penuh kabut dan sejuk. Sekali lagi aku tersenyum disini. Benar2 udara yang segar beda banget sama Batam yang udaranya panas karena banyaknya industry yang bertengger dan mengeluarkan banyak polusi udara.
sejuk banget, bukit yang diselimuti kabut tipis
Setelah melewati perbukitan, kami mulai memasuki daerah berastagi, tapi bukan di pusatnya. Sekali lagi aku terkagum-kagum. Beberapa perbukitan saling berjejer dan silang menyilang dihadapan, dikedua sisi jalan tumbuh bunga-bunga segar yang ditata rapi pemiliknya, belum lagi kebun-kebunya, serasa ingin dijamah saja. Huaa… mulailah aku bernorak-norak gembira. Biasanya hanya menikmati pemandangan pantai yang sekarang sudah cukup tercemar, digantikan dengan pemandangan pegunungan yang penuh dengan tanaman-tanaman dan udara yang sangat segar.
Sampai di Berastagi. Kami melewati pajak buah (pasar buah). Disini dijual bermacam-macam buah, dari yang imut-imut ampe yang gabak-gabak (besar). Menuju puncak gundaling berjejer kuda-kuda sehat nan gagah. Duhhh,, ganteng banget dah tu kuda, pengen tak peluk rasanya. Hehehe…
Sesampainya di puncak, udara dingin langsung menyapa. Walaupun waktu menunjukkan pukul 1 siang lewat sedikit, dan matahari lagi terang-terangnya, tapi udata tetepa sejuk. Menggigil. Beneran deh.
Mulailah kami bernarsis narsis ria yang di dokumentasikan melalui kamera hape yang tak seberapa. Maklum, gak bawa camdig, daripada gag sama sekali. Hehehe….


Narsis... diatas Puncak Gundaling

  •  Pemandian alam Sembahe
Setelah dari puncak Gundaling, kami menuju pemandian alam Sembahe. Sebenarnya, letaknya lebih dahulu daripada Puncak Gundaling, tapi kami memutuskan untuk singgah pas pulang saja. Sebenarnya Sembahe ini terletak di atas aliran pemandian alam siBiru-biru. Tetapi di Sembahe ini lebih bersih dan lebih terawatt. Di sepanjang aliran didirikan gubuk-gubuk atau tempat peristirahatanuntuk menikmati suasana sungai.
gag mandi tapi cukup foto2 saja sudah cukup memuaskan
Disini kami tidak berlama-lama karena hari sudah sore. Cukuplah untuk sekedar mengabadikan momen sejenak. Whehehe….

hmm... ya sudahlah, berhubung perjalanan sudah habis, postingan kali ini dicukupkan sampai segini aja dulu.
ntar dilanjutkan lagi, karna masih banyak banget tempat2 keren di Medan ini >,<. tunggu aja yahhh....
bye2... ^^

Eksperiment

Assalammu’alaikum. . .

kali ini kita membahas tentang bakat yang ada di dalam diri kita. Ada 2 jenis bakat yakni bakat sadar dan bakat tak sadar ato terpendam (sotoy mode on). Bakat sadar ya udah jelas kalo kita menyadari bakat yang ada didiri kita. Misalnya saja Agnes Monica sadar kalo dia punya bakat menyanyi, Kiki Farrel sadar kalo dia punya bakat maen film, Olga Syahputra sadar kalo punya bakat nge-host, tukang kerupuk sadar kalo dia punya bakat bikin kerupuk (hah, yaialahhh).

Satunya lagi bakat tak sadar ato bakat terpendam. Bakat ini biasanya muncul tanpa kita sadari tatkala sewaktu-waktu kita sedang melakukan aktifitas biasa. Misalnya, ketika mandi kita memiliki hasrat untuk bernyanyi dan hasilnya, wow, suara emas itu keluar dengan indahnya. Dan sambil berpikir ternyata kita bisa mengalahkan suara penyanyi2 ngetop lainnya. Tapi kebanyakan yang sadar hal ini, dalam kasus ini, hanya bisa melaksanakan hasrat tersebut ditempat yang sama setiap pagi. Jadilah dia artis setempat (kamar mandi + tetangga sebelah yang rumahnya berdekatan.red).

Hmm. . . oleh karena itu aku mencoba mencari bakat terpendamku. Saat jalan2 ke toko buku aku melihat-lihat rak kerajinan tangan dan menemukan sebuah kata yang agak lucu yakni “clay”. Aku mengambilnya dan mulai membacanya.
Si “clay” ato juga dikenal dengan nama plastisin ini adalah sebuah kerajinan yang terbuat dari bahan2 berdasar utama dari dapur seperti tepung, air, lem PVAc, dan pewarna. Bahan2 ini dicampur jadi satu dan di uli sampai sebati, terus digoreng deh. Eh, nggak ding. Setelah di uli dan bisa dibentuk, adonan ini dibentuk sesuai keinginan, keringkan, jadi deh…


Aku pun mencobanya bersama kakak kedua ku. Dengan semangat menggebu2 kami memulai ritual itu. Setelah selesai menyatu padukan bahan tersebut dengan peluh dimana2, kemana2, kami berhasil membuat adonan yang mantap (ya kurang lebih mantap lahh). Dan membentuknya sesuai dengan keinginan masing2. Dan jadilah bentuk2 abstrak tak jelas yang mengubah seni clay selama berabad2…


Agak C*c*d
(jeng jeng !!)

Yaa.. ini lah dia bentuk2 abstrak tersebut. Biar aku jelaskan dimulai dari yang sebelah kri. Ada wanita dengan tatapan nanar, ada telapak kaki dengan jari2 kebesaran (lebih mirip pisang dehh), ada pria bertopi pake walkman (tepatnya zombie kena tetanus), ada bunga dua rupa maksudnya warna nya, eh tunggu, ternyata itu bintang laut kena cacar. Tuh liat aja ada benjolan disetiap satu bagian tubuhnya. Trus yang terakhir ada. . . apa tu ya ? kata ka2 ku sih itu ulat bulu. Tapi aku gak percaya, eh dia malah ngotot. Ya uda deh, aku bilang aja itu ulat bulu yang mau ber-metamorfosis jadi bekicot. Deal ! masalah selesai.

Itulah karya2 autis dari kami berdua. harap maklum, eksperimen masih dalam tahap pengembangan. Doakan saja bisa lebih baik. Hehehe.
Haahhhhh,,, setelah dipikir2, sepertinya aq tag berbakat dibidang bentuk membentuk ini. Mari cari bakat yang lain…!!! Semangat !!! \^0^/



Eh tunggu2, sebelum mengakhiri postingan kali ini aku mau mengabarkan kabar gembira. Kalopun iya aku tag berbakat dibidang clay, tp aku udah menghasilkan karya dengan kain flannel lohh. yah walopun hasilnya STD alias STanDar tapi lebih baik lahh dari pada dengan si “clay”.
Nih dia…



(ini dia bunga ijo lumut = ikatan jomblo imut)

(yang ini namanya bee. . .)



(nahh, kalo yang ini namanya kepik, si imut)


Tuuhhh,, karya ku yang satu ini lumayan kan. Karya Ini juga aku buat dengan kakak no dua ku. Ada beberapa yang dijual juga loh walopun STD begitu. Mungkin yang berniat membeli waktu itu lagi kena penyakit mata, makanya gak sadar kalo udah beli makhluk2 STD ini. Pembeli yang malang, ckckckck. Piss Dian Anggraini Komara. Hehehe.. (^_^)v
Oke dehh, tadi aku sudah janji untuk segera mengakhiri postingan STD ini. Baiklahh,,,,
Sampai jumpa. Jangan jenuh dan jangan sunglan buat mampir lagi yaa,,, kali2 aja kita bisa sharing bareng. . . .


Smekum… ^^

Perjalanan ke Kota Khatulistiwa

Kota Khatulistiwa...
Waahhhh… akhirnya aq sampai di kota ini, kota yang terletak disebelah barat Kalimantan dan dikenal dengan kota Khatulistowa. Yap, Pontianak. Gag nyangka bisa nyampe di nih kota (norak2 bergembira mode on). Hehehhee…

(Dibandara pontianak)

aQ bisa sampe disini karena menjadi salah satu peserta PEKSIMINAS (Pekan Seni Mahasiswa Nasional) di cabang seni Tari(Melayu.red). Berangkat pagi2 sekitar pukul 7 dari rumah menuju Bandara Internasional Hang Nadim dan bertemu dengan kawan2 dari kota dan universitas lain.
Suasana disana benar2 Pontianak. Loh? Yaialah, hehehe.
(Hore..!!)

Acara ceremonial dilaksanakan di Univ. Tanjung Pura (kalo gak salah) dengan peserta mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia.
(Sebelum opening ceremonial, foto2 dulu ahh... ^0^)

(shuuutt... lagi opening ceremonial)

Masing-masing cabang seni diadakan di tempat yang berbeda. Untuk tari perlombaan diadakan digedung Adat Melayu dengan peserta sekitar 25 tim dan diadakan selama 3 malam.
(Setelah latihan di gedung adat melayu. capek pun masih foto2, ckckck.. -,-)

Setelah mengikuti perlombaan, kami jalan2 ke sungai Kapuas dan Tugu Khatuistiwa. Menyewa sebuah kapal sambil menikmati es ala sungai Kapuas. Ajiiibbb…
(Diatas kapal)

(es ala sungai Kapuas)

(nih dia Tugu na.. waw,,)

(mejeng mejeng...^^)

Pokoknya perjalanan yang menyenangkan ditambah lagi dengan teman2 yang sangat kekeluargaan.... ^^
(masa ada yang bilang kyk TKW yang mw dikirim keluar negeri, padahal udah oke gitu)

Kangen deh ma Pontianak...

Meranggas


Tanah terbelah karena kebencian,
Laut mengering sebab kemarahan,
Pohon menguning oleh kedengkian,
Bintang menghilang disapu kesedihan,
Kepercayaan runtuh ditelan kedustaan,
Bumi semakin meranggas dengan sifat kesetanan....

Gracias !!

ohh anak yang dibanggakan. . .
Setan tertawa riang.
anak yang dibanggakan. . .
setan tertawa gmebira.
anak yang dibanggakan. . .
setan tertawa congkak.
anak yang dibanggakan. . .
setan tertawa angkuh.
anak yang dibanggakan. . .
setan tertawa penuh kemenangan.
Gracias...!! katanya penuh penghinaan

Peringatan Hari Kartini Ala Mahasiswa FT.UMRAH


Tanggal 21 April adalah salah satu hari besar yang diperingati oleh bangsa Indonesia. Hari dimana lahirnya sesosok wanita anggun dibawah keterkungkungan tata karma yang sangat mengikat pada saat itu. Wanita itu bernama R.A. Kartini, pelopor kebangkitan kaum perempuan. Ia adalah wanita yang membuat perubahan akan pandangan tentang peran seorang wanita di dalam kehidupan. Tokoh yang mengangkat emansipasi dan derajat wanita. Wanita yang sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan namun tetap berada dibawah adat kesopanan. Sehingga ia adalah salah satu dari sedikit wanita pada saat itu yang menempuh jenjang pendidikan. Perannya dalam menciptakan sedikit demi sedikit bait dalam sejarah akan terus dikenang dan menjadi motivasi untuk wanita Indonesia saat ini.
Dalam memperingati hari Kartini, BEM dan mahasiswa FT. UMRAH (Universitas Maritim Raja Ali Haji) membagi-bagikan stiker. Stiker tersebut berisi kata-kata inspirasi dan motivasi bagi para wanita khususnya. Lokasi yang bertempat di simpang lampu merah Gelael tersebut berjalan lancar. Didukung dengan cuaca sore pukul 16.30 WIB yang teduh dan bersahabat.
Sebelum mulai membagi-bagikan stiker, terlebih dahulu para mahasiswa berkumpul untuk mendapat pengarahan dari KorLap (Koordinator Lapangan) oleh saudara Aziz. Berkumpulnya mereka di halaman samping pos Polisi diharapkan agar tetap waspada dengan segala kemungkinan yang ada.
Para anggota BEM dan mahasiswa berpencar mejadi 4(empat) bagian sesuai jalur yang dilalui oleh kendaran. Dengan masing-masing beranggotakan 4-6 orang. Menggunakan almamater kebanggaan para mahasiswa berpencar untuk membagi-bagikan stiker. Target khusus diberikan kepada para wanita namun tidak menutup kemungkinan untuk diberikan kepada para pria juga.

Antusiasme tampak jelas diwajah para pengguna kendaraan. Banyak yang tersenyum ramah dan tak sedikit pula yang mengucapkan terima kasih bahkan meminta lebih stiker.
Ketua BEM FT.UMRAH, Purnama, mengemukakan tujuan diadakan kegiatan ini agar mengenang kembali perjuangan sosok ibunda R.A. Kartini untuk bangsa Indonesia. Terkhususkan pada wanita-wanita di negeri tercinta ini. Sekaligus menumbuhkan kembali semangat serta kecintaan dan rasa prihatin terhadap sesama.
Oleh karena itu khususnya para wanita, janganlah kita sia-sia kan perjuangan ibunda Kartini dengan begitu saja. Sosok seorang wanita yang memperjuangkan kesetaran dan menaikkan derajat para kaum wanita. Selayaknya kita bangga bahwa saat ini posisi perempuan sangat dihormati dan dihargai dalam setiap kegiatan bermasyarakat. Yang dengan lemah lembutnya mampu menciptakan generasi-generasi yang diharapkan membawa bangsa ini menjadi lebih baik. (Noe)

DFD (Data Flow Diagram) Sistem Informasi Butik

Makul : Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)

Studi Kasus DFD
Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
Analisis Sistem Informasi Butik
Deskripsi Permasalahan
Analisis sistem informasi butik untuk mendukung komputerisasi administrasi operasional butik yang meliputi :
1. Pengelolaan seluruh koleksi butik
2. Pengelolaan transaksi pemesanan dan pengiriman barang
3. Pengelolaan laporan operasional
4. Pelaporan hasil pendapatan
Butik memiliki koleksi yang disimpan di tempat tertentu. Pelanggan butik merupakan masyarakat umum dari berbagai kalangan.
Butik ini memiliki beberapa bagian untuk menjalankan transaksi, berupa :
1. Pemesanan Barang
2. Pengiriman Barang
3. Pembayaran
4. Pelaporan Pendapatan
5. Pelaporan Operasional



DFD Sistem Butik
Alur Data :
1. Pelanggan melakukan pemesanan barang tertentu
2. Akan diadakan pengecekan barang yang dimaksud apakah tersedia atau tidak
3. Jika ada akan diadakan informasi lebih lanjut
4. Pelanggan membayar barang tersebut dengan harga yang telah ditentukan
5. Pelanggan mendapatkan barang yang dimaksud
6. Sistem Informasi Butik akan melakukan laporan operasonal ke pihak manajemen dan laporan pendapatan ke pihak keuangan